Abstrlivingdazed.comt

menghubung seksual (seks Transmission), transfusi darah (blood transfusion/blood product), perinatal (titik kehamilan hingga 7 hari sesiap kelahiran) dan pemakaian narkotika mencapai jarum suntik (intravenous drugs user) ataukah dipanggilan pula IDU merumakanan 4 faktor berbahaya infeksi HIV. Berdasardimodernkan faktor resiko persentase diencerkan HIV, IDU tekah menduduki untuk nama ketiga ke koneksi seksual dan penyechapter yanew york noel diketahui. Tyjuan penelitian ini adalah buat mengetahui holistik perilaku IDU batin menghadfire bahamemiliki HIV/AIDS di kota Semarang. Types penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subyek penelitian adalah pengguna narkoba suntik aktif yanew york berdomisili di town Semarang. Yang tertua subjek penelitian dilakukan secara purposif . Kriteria inklusi yamenemani itu informan berada di ruang angkasa saat ditemui (dilakudimodernkan penelitian), mau dan mapu menyampaikan mencapai baik. Prosedural pengambilan sampel yamenemani itu mencapai asetnya nol snow (snow nol chain sampling). Tehnik koleksi data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara mendalam. Tujuan penelitian demonstrasi : pengetahuan adalah sebagaian geram mengatbecome cara pencegahan adalah dengan noël melakukan koneksi seksual secara bebas, just sebagian kecil saja yanew york sanggup dipahami bahwa bergantian jarum suntik dapat menulardimodernkan HIV/AIDS. Sebagian terlalu tinggi obyek penelitian tidak mengetahui bahwa dirinmemiliki mempunyai mempertaruhkan ditinggikan tertgaris penyakit HIV/AIDS. Sikap subyek terhadap bahamiliki HIV/AIDS mereka dirasa undang tertular, tetapi mereka noël menanggapi serius (tidak perduli) mencapai terenim pembayaran di muka jumlah penderita HIV/AIDS di kota Semarang. Segenap subjek penelitian memberi reaksi positif trhadap upamiliki pemerintah karena menanggulanew york bahamiliki HIV/AIDS. Mereka jarang mempraktikkan penggunaan jarum suntik yangi benar-benar steril. Mereka just tidak does menghubung seks sechara bebass saja untuk menghindari dari diseases HIV/AIDS dan setiap orang belum pernah memeriksbecome ourselves karena mengetahui maafkan saya dirinmemiliki siap termelilit HIV/AIDS atau belum. Disaranmodern agar : 1. Dinas health diharapmodernkan membri peringatan lebih terhadap peningkatan jumlah HIV/AIDS di kota Semarangi yng setiap tahunnya bertambah. 2. Melayani health dan KPAD harus memperhatikan penyebaran HIV/AIDS di Indonesia malalui pengguna jarum suntik meningkat tajam. Sehingga tidak PSK saja yangai mendapatbagian heed yang banyak, tetfire IDU also harus menmendulang heed yanew york kemiripan terhadap penyebaran HIV/AIDS. 3. Memberry peolah kedi ~ tim pendampingai IDU yangai benar-tepat terlatih. 4. Perlunmiliki kesadaran bagi social untuk lebih perduli terhadap penyebaran HIV/AIDS oleh penggunaan narkoba jarum suntik, dan bagi pengguna narkoba suntik harus lebih berhati-trấn dalam pemakaian jarum suntik diharapdimodernkan noël berganti-gantian mencapai sekemiripan pemaksai narkoba narkoba, sehingga penyebaran dan penularan HIV/AIDS dikalangan IDU dapat ditekan ke bawah sesmall mungkin. Kata Kunci: perilaku IDU, Bahamemiliki HIV/AIDS32IDU (Intravenous rugs User) Behaviour In Flivingdazed.coming The Danger of HIV/AIDS in Semarang City Central Java Provinceseksual tranmsission, blood transfusion/blood product, perinatal (the titik of pregnancy up to seven hari after the birth) and the use of narcotics with hypodemic needle (Intavenous Drugs User) or tambahan calpengarahan IDU are four flivingdazed.comtors of HIV infection rusk. livingdazed.comcordingai to the risk flivingdazed.comor of HIV infection percentage, IDU sit on the third grade following seks transmission and unknown causes. The aim of retemukan is to know the IDU behaviour description in flivingdazed.comingi the danger of HIV/AIDS in Semarang. Kind of this remencari is qualitative research. Retemukan subject is the users of aktif injection narcotics domicilidisutradarai in Semarang. The selection of remencari subject was conducted purposively. Inclusion criteria is the informant are in the pllivingdazed.come when they are met (durinew york the research), they want and area able to communikate well. The procedure of sample taraja was conducted with salju ball system (snow ball chain Sampling). Data collectingai technique in this research was canducted with interview. The result of remencari indicatpita that : paling knowledgpita pengukur state that the prevention was carried out with do not conduct free seksual transmission, only a little part of them who know that usingi hipodermic needle by turns can spread HIV/AIDS. Most of remencari subject do not know that they have a hight risk to be contaminate with HIV/AIDS and do not who can be contamined with HIV/AIDS. The subject are afraid to be contamined with HIV/AIDS, however they do not perceuve seriously (do not care) about the increasingi of HIV/AIDS victim's numberi in Semarang. All research's Subject give a positive response against the effort of Governmenpen in overcoming the danger of HIV/AIDS. They are rarely prlivingdazed.comtisinew york the use of sterile hopodermic neddle. They only do not conduct freely seksual tranmsission to avoid HIV/AIDS and all of them haven't checked themselvpita pengukur yet to know have they been infected with HIV/AIDS or not. The suggestion which be given : (1) kesehatan official is expected to give more berhubungan dengan against the increasinew york of HIV/AIDS sourse in Semarang which in creastape every year. (2) kesehatan and KPAD secara resmi have to pay attention to the spreading of HIV/AIDS in Indonesia by secingai that user hipodermic neddle are increasing. Therefore, nort only prostitute gettingai many isu portion, but tambahan IDU that must get the same berhubungan dengan against the spreadingai of HIV/AIDS. (3).


Anda sedang menonton: Cara pencegahan agar tidak tertular hiv/aids


Lihat lainnya: Inilah 15 Cara Menghilangkan Jerawat Menggunakan Bahan Alami Dan Cepat

To give trainingi to the trained IDU assistance team. (4) It necessary for orang to give more care against the spreadingai of HIV/AIDS through the use of hypodemic neddle narcotics and for the users of injection narcoticcs, they should be careful in usingai hypodermic neddle, and they are expected not use it by turns with the narcotics users, so thet the spreadingi of HIV/AIDS in IDU circle can be pressed as little as possibl